MEMAHAMI PENTINGNYA
SUPERVISI PENDIDIKAN
BAGI GURU
Supervisi sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk
mengendalikan kualitas lulusan-lulusan sekolah bukanlah hal yang baru dalam
dunia pendidikan. Hanya saja paradigma mengenai supervisi berubah dari waktu ke
waktu mengikuti pesatnya perkembangan ilmu. Supervisi yang pada awalnya sering
dikonotasikan dengan ‘inspeksi’ dan ‘pengawasan’, berubah menjadi
‘pembimbingan’ dan ‘pembinaan’, serta supervisor yang selalu dianggap ‘pejabat
terhormat dan disegani’, berubah menjadi ‘rekan/kolega’ dalam dunia pendidikan.
Meski pandangan tentang supervisi telah berubah, tidak
semua guru maupun supervisor sendiri mengakui perubahan ini. Banyak supervisor
di daerah-daerah masih menganut paradigma lama tersebut. Akibatnya guru-guru
juga masih tidak dapat meyakini ‘peran’ supervisor sebagai ‘rekan atau kolega’
dalam membantu meningkatkan profesionalismenya.
Dari kacamata guru, kegiatan supervisi pendidikan tidak
terlihat begitu penting. Bahkan kegiatan supervisi kerap sekali dianggap
sebagai ‘gangguan’. Hal ini terjadi karna guru masih belum menyadari bahwa
sebenarnya supervisi dapat membantu guru dalam memperbaiki kelemahannya dalam
mengajar, mulai dari keterampilan dasar mengajar, hingga pada penguasaan
pedagogis. Karna itu perlu sekali bagi guru untuk memahami apa itu supervisi
pendidikan dan mengapa supervisi penting bagi guru.
Adams dan Dickey (1999) dalam Sahertian (2010:17) memberikan batasan supervisi sebagai perencanaan program perbaikan
pembelajaran. Sementara itu Wiles (1967) dalam Muslim (2009:38) menyatakan: “Supervision is assistance in the development of a better
teaching-learning situation”. Hal senada
diungkapkan Hoy dan Forsyth (1986) dalam Muslim (2009:38) yang menyatakan “supervision
is the set of activities designed to improve the teaching-learning process”.
Selanjutnya Muslim juga mengutip perumusan supervisi menurut Depdiknas (1994)
yaitu: “pembinaan yang diberikan kepada seluruh staf sekolah agar mereka dapat
meningkatkan kemampuannya untuk mengembangkan situasi belajar mengajar yang
lebih baik” (Muslim, 2009: 39). Dari defenisi supervisi, dapat disimpulkan
bahwa supervisi adalah upaya pembinaan
terhadap guru untuk membantu guru memperbaiki proses pembelajaran agar
situasi belajar menjadi lebih baik.
