SMK NEGERI 1 LOLOFITU MOI

SNOW

SNOW RAIN

Selasa, 05 November 2013

SUPERVISI PENDIDIKAN


MEMAHAMI PENTINGNYA SUPERVISI PENDIDIKAN
BAGI GURU

Supervisi sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mengendalikan kualitas lulusan-lulusan sekolah bukanlah hal yang baru dalam dunia pendidikan. Hanya saja paradigma mengenai supervisi berubah dari waktu ke waktu mengikuti pesatnya perkembangan ilmu. Supervisi yang pada awalnya sering dikonotasikan dengan ‘inspeksi’ dan ‘pengawasan’, berubah menjadi ‘pembimbingan’ dan ‘pembinaan’, serta supervisor yang selalu dianggap ‘pejabat terhormat dan disegani’, berubah menjadi ‘rekan/kolega’ dalam dunia pendidikan.
Meski pandangan tentang supervisi telah berubah, tidak semua guru maupun supervisor sendiri mengakui perubahan ini. Banyak supervisor di daerah-daerah masih menganut paradigma lama tersebut. Akibatnya guru-guru juga masih tidak dapat meyakini ‘peran’ supervisor sebagai ‘rekan atau kolega’ dalam membantu meningkatkan profesionalismenya.
Dari kacamata guru, kegiatan supervisi pendidikan tidak terlihat begitu penting. Bahkan kegiatan supervisi kerap sekali dianggap sebagai ‘gangguan’. Hal ini terjadi karna guru masih belum menyadari bahwa sebenarnya supervisi dapat membantu guru dalam memperbaiki kelemahannya dalam mengajar, mulai dari keterampilan dasar mengajar, hingga pada penguasaan pedagogis. Karna itu perlu sekali bagi guru untuk memahami apa itu supervisi pendidikan dan mengapa supervisi penting bagi guru.
Adams dan Dickey (1999) dalam Sahertian (2010:17) memberikan batasan supervisi sebagai perencanaan program perbaikan pembelajaran. Sementara itu Wiles (1967) dalam Muslim (2009:38) menyatakan: “Supervision is assistance in the development of a better teaching-learning situation”. Hal senada diungkapkan Hoy dan Forsyth (1986) dalam Muslim (2009:38) yang menyatakan “supervision is the set of activities designed to improve the teaching-learning process”. Selanjutnya Muslim juga mengutip perumusan supervisi menurut Depdiknas (1994) yaitu: “pembinaan yang diberikan kepada seluruh staf sekolah agar mereka dapat meningkatkan kemampuannya untuk mengembangkan situasi belajar mengajar yang lebih baik” (Muslim, 2009: 39). Dari defenisi supervisi, dapat disimpulkan bahwa supervisi adalah upaya pembinaan terhadap guru untuk membantu guru memperbaiki proses pembelajaran agar situasi belajar menjadi lebih baik.